![]() |
| Subadianto, Ketua DPD PKS Trenggalek |
Dalam momentum Hari Parlemen Indonesia yang diperingati tiap 16 Oktober, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Trenggalek Subadianto, menyerukan agar seluruh anggota parlemen di berbagai tingkatan menjadikan hari bersejarah ini sebagai tonggak pengingat pentingnya menjaga amanah rakyat dan memperkuat semangat perjuangan kebangsaan.
Menurut pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek itu, Hari Parlemen Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen reflektif bagi seluruh legislator untuk meneguhkan komitmen terhadap perjuangan aspirasi rakyat.
“Menjadi anggota parlemen berarti siap memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Jabatan ini bukan tempat mencari kenyamanan, tetapi ladang perjuangan khususnya Trenggalek dan umumnya negara Indonesia,” tegasnya, Rabu (15/10/2025).
Dia menambahkan, fungsi parlemen sebagai lembaga legislatif, pengawasan, dan penganggaran harus terus dijalankan secara profesional dan berintegritas.
Setiap kebijakan yang dihasilkan, kata Subadianto, harus menjadi bukti nyata keberpihakan kepada rakyat, bukan sekadar janji politik.
“Amanah rakyat adalah amanah dari Allah. Maka perjuangan ini bukan hanya tugas politik, tapi juga bentuk ibadah. Legislator harus meninggalkan legacy jejak kebaikan yang hidup di hati rakyat,” ujarnya.
Dia menyoroti pentingnya menjaga moralitas dan integritas lembaga legislatif di semua tingkatan, mengingat selama ini masih ada kasus yang mencoreng nama baik parlemen.
Dia berharap Hari Parlemen dapat menjadi momentum perbaikan dan penguatan kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.
“Rakyat menitipkan masa depan daerahnya kepada kita. Maka kita wajib memperjuangkan perbaikan di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan demi kesejahteraan yang lebih baik,” tuturnya.
Dia menegaskan, parlemen harus selalu menjadi rumah bagi perjuangan rakyat dan penjaga demokrasi yang sejati pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat Indonesia.
“Pejuang tidak pernah malu menjadi pelayan rakyat. Malulah jika menjadi pemimpin tapi lupa memperjuangkan rakyatnya,” tandasnya.
Dia mengajak seluruh anggota parlemen, baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, untuk menjalankan amanah dengan bersih, peduli, dan profesional, serta berjiwa negarawan demi terwujudnya cita-cita nasional bangsa Indonesia.
“Mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat. Indonesia yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya. (radar-trenggalek)

