![]() |
| Asmau Zakiyati bersilaturahim dan memberi hadiah kepada penyandang disabilitas. |
Bulan Desember menjadi bulan yang sarat makna kemanusiaan. Dua peringatan penting yang diperingati secara internasional dan nasional, yakni Hari Disabilitas Internasional dan Hari Ibu, menjadi momentum untuk meneguhkan kepedulian terhadap kelompok rentan dan peran keluarga dalam membangun masyarakat yang berkeadilan.
Dalam rangka memperingati dua hari penting tersebut, Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas (BPMRD) DPD PKS Trenggalek bekerja sama dengan BiPeka PKS Trenggalek serta DPC PKS Kampak menggelar kegiatan kunjungan ke keluarga penyandang disabilitas, sekaligus menyerahkan hadiah sebagai bentuk dukungan, perhatian, dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan suasana hangat dan penuh empati. Para kader PKS menyambangi langsung rumah keluarga disabilitas untuk menyapa, berdialog, serta memberikan semangat kepada keluarga agar tetap kuat dan percaya diri dalam menjalani kehidupan.
Ketua BPMRD PKS Trenggalek, Asmau Zakiyati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyandang disabilitas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat.
“Disabilitas adalah kondisi yang tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi martabat seseorang. Mereka adalah saudara kita yang memiliki hak yang sama dan harus mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga penerimaan sosial, kesempatan yang setara, serta lingkungan yang ramah dan inklusif.
Lebih lanjut, Asmau Zakiyati menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran besar dalam membangun ekosistem yang menghargai penyandang disabilitas.
“Masyarakat seharusnya memperlakukan penyandang disabilitas dengan sikap hormat, tidak diskriminatif, dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Empati, kepedulian, dan sikap inklusif harus menjadi budaya bersama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PKS Trenggalek berharap peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Ibu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama untuk terus menghadirkan kebijakan, program, dan gerakan nyata yang berpihak kepada kelompok rentan.
PKS Trenggalek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperjuangkan nilai keadilan sosial, serta memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam pembangunan, termasuk penyandang disabilitas dan keluarganya.

