Ketua Bipeka PKS Trenggalek, bersama peserta Sekolah Ibu RKI Kecamatan Durenan.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Durenan menggelar kegiatan kajian tematik pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 peserta, yang terdiri dari para ibu dan pegiat keluarga di wilayah Kecamatan Durenan.

RKI merupakan salah satu program unggulan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berfokus pada penguatan dan ketahanan keluarga. Melalui RKI, PKS berupaya menghadirkan ruang pembinaan keluarga agar mampu melahirkan generasi yang sehat, berakhlak, dan berdaya saing.

Suasana Sekolah Ibu di RKI PKS Durenan Trenggalek

Kegiatan peringatan Hari Ibu ini diselenggarakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BIPEKA) PKS bekerjasama dengan DPC PKS Durenan mengusung tema:

“Ibu Sehat dan Bahagia, Lahirkan Keluarga Tangguh.”

Ketua BIPEKA PKS Trenggalek, Ibu Merryana Wardhani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesehatan dan kebahagiaan ibu merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan keluarga.

“Ibu yang sehat secara fisik dan bahagia secara mental akan mampu melahirkan keluarga yang tangguh. Dari keluarga yang kuat inilah akan lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujar Merryana Wardhani.

Ia juga menyampaikan bahwa RKI hadir sebagai ruang pembelajaran dan pemberdayaan perempuan agar para ibu semakin percaya diri dan mandiri.

“RKI tidak hanya menjadi tempat kajian, tetapi juga wadah pemberdayaan melalui Sekolah Ibu dengan kegiatan seperti pelatihan memasak, pelatihan bisnis, serta berbagai kegiatan keperempuanan dan keluarga. Semua ini kami hadirkan untuk mendukung peran ibu dalam keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Para peserta mengikuti kajian tematik dengan antusias dan aktif berdiskusi. Materi yang disampaikan mendorong para ibu untuk lebih memperhatikan kesehatan diri, keseimbangan peran, serta pentingnya membangun suasana keluarga yang harmonis.

Melalui momentum peringatan Hari Ibu ini, PKS Trenggalek berharap Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dapat terus menjadi motor penggerak penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan demi terwujudnya keluarga Indonesia yang tangguh.