Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Trenggalek 2026 pada Minggu (14/12/2025). Rakerda ini merupakan Rakerda pertama pada periode kepengurusan 2025–2030 dan menjadi tonggak awal penataan langkah strategis PKS Trenggalek ke depan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut diikuti oleh jajaran pengurus DPD, pengurus DPC se-Kabupaten Trenggalek, anggota Fraksi PKS DPRD, serta perwakilan kader dari berbagai struktur. Rakerda dilaksanakan sebagai forum konsolidasi, evaluasi, dan perumusan program kerja strategis partai.
Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Struktur
Ketua DPD PKS Trenggalek, Subadianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda merupakan sarana penting untuk menyatukan visi, memperkuat barisan, serta memastikan seluruh struktur partai bergerak searah dan solid.
“PKS Trenggalek harus semakin rapi secara organisasi, kuat secara kaderisasi, dan nyata manfaatnya bagi masyarakat. Rakerda ini menjadi titik awal kita menata langkah menuju kemenangan dan pelayanan yang lebih luas,” tegasnya.
Penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi salah satu fokus utama, agar mesin partai siap bekerja secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi juga dalam aktivitas pelayanan masyarakat sehari-hari.
Kaderisasi sebagai Kekuatan Utama
Rakerda juga menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan sebagai jantung gerakan PKS. Melalui sistem pembinaan yang terarah, PKS Trenggalek berkomitmen menyiapkan kader yang militan, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Subadianto menyampaikan bahwa kader PKS tidak hanya dituntut aktif secara politik, tetapi juga hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
“Kader PKS harus dikenal karena akhlaknya, kepeduliannya, dan kontribusinya. Dari kaderisasi yang kuat akan lahir kepemimpinan yang amanah,” ujarnya.
Target Pemenangan dan Penambahan Kursi DPRD
Dalam Rakerda ini, PKS Trenggalek secara terbuka menetapkan target penambahan satu kursi DPRD Kabupaten Trenggalek pada pemilu legislatif mendatang. Target tersebut dirumuskan berdasarkan evaluasi hasil pemilu sebelumnya serta pemetaan potensi daerah pemilihan (dapil).
Strategi pemenangan disusun secara terukur, meliputi penguatan basis suara, optimalisasi peran struktur, peningkatan kualitas caleg, serta pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Target tersebut bukan semata angka, namun sebagai bentuk ikhtiar PKS Trenggalek untuk memperluas kontribusi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di lembaga legislatif.
Fokus Pelayanan dan Kedekatan dengan Masyarakat
Selain pemenangan politik, Rakerda menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi ruh perjuangan PKS. Program-program sosial, advokasi warga, serta kegiatan kemasyarakatan akan terus diperkuat dan diperluas.
PKS Trenggalek berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, menjadi mitra rakyat, serta memperjuangkan kepentingan umat dan daerah.
Komitmen Bersama Menuju Trenggalek yang Lebih Baik
Rakerda ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjalankan hasil keputusan Rakerda secara disiplin dan penuh tanggung jawab. Semangat kebersamaan dan optimisme mengiringi seluruh rangkaian kegiatan.
“Dengan kebersamaan, kerja nyata, dan pertolongan Allah SWT, PKS Trenggalek optimistis mampu memberikan kontribusi terbaik untuk Trenggalek yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas Subadianto.


