![]() |
| Subadianto, ketua DPD PKS Trenggalek. |
Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek yang membahas penetapan hasil reses tahun anggaran 2025–2026, Fraksi PKS menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat dengan serius dan bertanggung jawab. Dari total hampir 1.000 paket usulan yang masuk dari enam fraksi, Fraksi PKS menyumbang 120 paket aspirasi yang berasal langsung dari kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Anggota Fraksi PKS, Subadianto, menekankan bahwa setiap aspirasi warga harus masuk dalam dokumen resmi agar dapat diperjuangkan secara maksimal oleh para legislator.
“Kami sudah bersumpah mengadvokasi aspirasi masyarakat. Karena itu, seluruh usulan harus masuk dalam dokumen resmi agar kami bisa mengawalnya,” tegas Subadianto.
Ia menambahkan bahwa PKS melihat reses bukan sebagai formalitas tahunan, melainkan sebagai sarana langsung mendengar keluhan, kebutuhan, dan harapan warga. Dengan dokumentasi yang tertib dan akurat, seluruh usulan dapat diusulkan dalam proses perencanaan pembangunan daerah, termasuk melalui Musrenbang tahun depan.
Subadianto juga mendorong agar aspirasi yang telah dihimpun dapat menjadi bagian dari prioritas daerah, sehingga masyarakat benar-benar merasakan dampak nyata dari kehadiran wakilnya di lembaga legislatif.
“Tugas kami bukan sekadar mengumpulkan usulan sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan yang dibutuhkan masyarakat bisa diperjuangkan hingga terealisasi,” ujarnya.
Melalui komitmen seperti ini, PKS Trenggalek menegaskan posisinya sebagai partai yang bekerja nyata untuk rakyat. Aspirasi warga akan terus diperjuangkan secara prosedural, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.
Simak wawancara videonya di kanal BiozTV

