TRENGGALEK – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Trenggalek mulai memicu krisis air bersih bagi warga. Salah satu wilayah yang merasakan dampak kekeringan cukup parah berada di Dusun Kedekan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari. Kondisi geografis perbukitan serta debit sumber air warga yang kian menyusut membuat masyarakat setempat kesulitan memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi harian.
Merespons kondisi tersebut, Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kabupaten Trenggalek bersama jajaran relawan bergerak cepat turun ke lapangan. Aksi sosial tanggap darurat ini dikomandoi langsung oleh tokoh PKS setempat, Bapak Alwi Burhanuddin, pada Sabtu (17/10/2026).
Sejak pagi hari, tim relawan kepanduan telah bersiaga membawa pasokan air bersih layak konsumsi ke titik-titik pemukiman warga yang terdampak. Setibanya di lokasi, air bersih langsung dialirkan melalui pipa dan selang ke dalam drum, tandon, serta wadah-wadah penampungan milik warga yang telah berjejer di depan rumah.
Bapak Alwi Burhanuddin menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian nyata PKS terhadap kesulitan yang tengah dirasakan masyarakat di musim kemarau.
"Ketika musim kemarau tiba, kebutuhan mendasar seperti air bersih menjadi hal yang sangat mendesak bagi warga di perbukitan Gandusari. Kami dari kepanduan dan relawan PKS berupaya hadir secepat mungkin untuk meringankan beban warga, memastikan pasokan air bersih tetap tersedia di rumah-rumah mereka," terang beliau di sela kegiatan penyaluran.
Kehadiran bantuan air bersih ini disambut antusias dan rasa syukur oleh warga Dusun Kedekan. Senyum lega tampak terpancar dari masyarakat yang kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk sekadar mendapatkan air bersih.
Kegiatan penyaluran air bersih oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS Trenggalek ini berjalan dengan lancar dan tertib, serta direncanakan akan terus memantau wilayah-wilayah lain di Trenggalek yang masih rentan mengalami krisis kekeringan.
